26.2 C
Mamuju
Sunday, April 19, 2026

Siap Dipasarkan, BUMDes Agropolitan Desa Lara Produksi 5 Ton Beras Lokal Berkualitas

SULBARTERKINI.COM,MATENG–Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Agropolitan Desa Lara, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, mulai mengembangkan usahanya di sektor bisnis pemasaran beras.

Bahkan, bisnis perdana yang dilakukan oleh BUMDes ini, mampu menghasilkan lebih dari 5 ton beras yang siap dipasarkan dengan merek ‘Beras Kepala BUMDes Agropolitan’ milik mereka sendiri.

Ketua BUMDes Agropolitan Desa Lara, Hasanuddin Sabir menjelaskan, meskipun baru terbentuk dan secara resmi mendapatkan sertifikat pendaftaran pendirian badan hukum dari KemenkumHAM RI tanggal 22 Mei 2025 lalu, pihaknya langsung mengambil langkah menjalankan usaha ini mulai dari pembelian gabah, pengolahan hingga pemasaran.

“Setelah resmi terbentuk, disitumi kita mulai ambil langkah dan bergerak beli gabah di petani di Desa lara selama tiga pekan di akhir masa panen musim ini sebanyak 11.720 ton. Kita menghasilkan beras sebanyak 5.678 ton. Prosesnya itu sejak mulai beli gabah sampai produksi beras memakan waktu kira-kira selama dua bulan,”terang Hasanuddin sat dikonfirmasi Sulbarterkini.com, Jum’at (29/8/2025).

Hasanuddin menambahkan, saat ini hasil produksi beras BUMDes Agropolitan yang telah dikemas sebanyak 329 karung. Jumlah tersebut siap dipasarkan dengan kemasan 25 kilogram, 20 hingga 10 Kilogram.

Langkah BUMDes Agropolitan Desa Lara ini juga patut diacungi jempol, sebab selain untuk meningkatkan pendapatan desa, mereka juga memberdayakan petani lokal dengan membeli gabah dengan harga layak.

“Langkah ini untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan dan pemanfaatan pangan yang cukup dan merata bagi masyarakat. Saat ini, kita juga mulai bantu petani melalui operator dompeng untuk kelangsungan proses memulai menanam padi kembali,”tambah Hasanuddin.

Beras lokal berkuakitas milik BUMDes Agropolitan Desa Lara siap dipasarkan.(foto:ist)

Tak menutup kemungkinan kata Hasanuddin, dengan penyertaan modal ADD dan anggaran ketahanan pangan yang mencapai 20 persen, pihaknya bakal meningkatkan produksi beras kedepannya, termasuk memiliki pabrik produksi sendiri.

Selain itu, di bawah pengawasan dan pembinaan Kepala Desa Lara, Suardi SS, BUMDes Agropolitan juga tengah mempersiapkan bisnis sewa terowongan dan usaha-usaha lainnya.

“Kita juga berencana beli gabah lagi di desa tetangga dengan menggunakan anggaran ketahanan pangan dari 20 persen yang sesuai UU yang mengatur ketahan pangan serta pengawasan dan pembinaan dari kepala desa. Untuk bisnis lain kita juga sudah mempersiapkan,”tutup Hasanuddin.(*)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Terbaru