24.9 C
Mamuju
Saturday, February 14, 2026
spot_imgspot_img

Perkuat Identitas Budaya, Brand Ambassador Haiyu 2025 Resmi Dilaunching

SULBARTERKINI.COM,MAMUJU–Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana, menegaskan brand haiyu merupakan langkah untuk memperkuat identitas budaya Sulawesi Barat. Untuk itu. pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam memperkuat UMKM dan mempromosikan budaya lokal saat.

Hal itu disampaikan Yuli Permana saat diwawancarai wartawan pada Sabtu (22/11/2025), bertepatan dengan Final Brand Ambassador 2025 dan Grand Launching Brand Haiyu.

Dalam kesempatan tersebut, Yuki menyampaikan bahwa budaya Sekomandi sebagai identitas daerah memiliki potensi besar untuk dikembangkan, bahkan telah dikenal hingga Eropa. Menurutnya, budaya lokal seperti Sekomandi perlu diperkenalkan lebih kuat di Indonesia agar nilai ekonominya turut meningkat.

“Sekomandi sangat eksotik dan sudah dikenal di luar negeri. Tugas kita adalah memperkuat dan memperkenalkannya lebih luas di dalam negeri,” ujarnya.

Yuki menekankan perlunya ekosistem ekonomi yang melibatkan pemerintah, perbankan, pengusaha besar, dan pelaku UMKM. Ia mendorong pengusaha besar untuk berperan sebagai bapak angkat bagi UMKM yang baru tumbuh.

Pemerintah daerah, kata Yuki, siap memberikan pelayanan informasi dan pelatihan, sementara perbankan diharapkan mendukung dari sisi permodalan. Pengusaha besar diharapkan membuka jaringan pasar bagi UMKM agar dapat berkembang.

Sementara itu, Owner Hayu, Andi Hamdia, menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari Pemilihan Brand Ambassador Hayu 2025, di mana para pemenang akan bertugas mempromosikan produk-produk Hayu ke masyarakat luas.

“Pemenang Brand Ambassador bertugas mempromosikan brand Haiyu ke depannya. Harapan saya Haiyu sebagai brand lokal bisa menjadi brand nasional dan dikenal di dunia,” ungkapnya.

Hamdia berharap kehadiran Brand Haiyu di Mamuju dapat memberikan dampak ekonomi yang positif dan menghadirkan peluang kolaborasi bagi masyarakat.

“Kami ingin Haiyu bukan hanya menjadi brand, tetapi memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bekerja sama, berkolaborasi, dan mendapatkan hasil bersama,” jelasnya.

Hamdia juga menjelaskan filosofi utama produk Hayu yang terinspirasi dari unsur budaya lokal, yaitu motif Sekomandi dan Sandeng. Ia menilai hijab sebagai produk yang dipakai sehari-hari sangat efektif memperkenalkan budaya melalui motif khas tersebut.

“Hijab digunakan setiap hari. Ketika motif Sekomandi dipakai, orang akan mengenal dan bertanya. Inilah cara kami memperkenalkan budaya Sulawesi Barat ke masyarakat,” tambahnya.

Ia menuturkan bahwa persiapan acara besar ini memakan waktu sekitar tiga bulan, dengan harapan memberikan pengalaman baru dan berbeda dibandingkan brand-brand lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Yuki Permana kembali menegaskan pentingnya memperkenalkan Mamuju dan Sulawesi Barat kepada masyarakat Indonesia. Ia mengaku masih banyak masyarakat di luar daerah yang belum mengetahui posisi geografis Sulawesi Barat.

“Kita harus kerja keras memperkenalkan daerah kita. Dengan semangat dan kerja kolaboratif, Sulawesi Barat akan semakin dikenal,” ujarnya.

Pemilihan Brand Ambassador 2025 yang digelar di Mamuju juga bertujuan memberi ruang bagi putra-putri daerah untuk unjuk kemampuan.

Yuki berharap kegiatan ini menjadi awal dari lahirnya duta-duta Sulawesi Barat yang dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Kita ingin anak-anak Sulbar diberi panggung. Hari ini di daerah, besok di nasional, dan ke depan di internasional,” katanya.

Brand Haiyu akan menjadi brand besar dan mampu membawa budaya Sulawesi Barat ke pasar nasional dan global.

“Apa yang kita lakukan malam ini akan tercatat dalam sejarah. Brand ini akan tumbuh dan menasional bahkan internasional,” tutup Yuki.(*)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Terbaru