SULBARTERKINI.COM,MATENG–Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Dr Amalia Fitri Aras, melaksanakan reses awal tahun 2026 dengan mengunjungi tiga kecamatan di Kabupaten Mamuju Tengah, yakni Kecamatan Tobadak, Kecamatan Karossa, dan Kecamatan Topoyo.
Kegiatan reses ini merupakan bagian dari tugas konstitusional DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Di setiap kecamatan, Ketua DPRD Sulbar berdialog dengan masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta pemerintah setempat.
Berbagai aspirasi disampaikan warga, mulai dari peningkatan infrastruktur dasar, akses layanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat dan pemberdayaan desa.
Amalia Aras menegaskan bahwa reses menjadi ruang penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah.
“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami catat dan perjuangkan agar masuk dalam perencanaan pembangunan provinsi. Ini adalah komitmen kami sebagai wakil rakyat,” ujar Bendahara DPD Partai Golkar Sulbar ini.

Salah seorang tokoh perempuan Kecamatan Tobadak, Nurhayati, menyampaikan apresiasi atas kunjungan langsung Ketua DPRD Sulbar ke wilayah mereka.
“Kehadiran Ibu Ketua DPRD Sulbar memberi harapan bagi perempuan di daerah. Kami berharap perhatian terhadap pendidikan anak, kesehatan ibu, dan ekonomi keluarga bisa semakin ditingkatkan,” harapnya.
Sementara itu, perwakilan pemuda Kecamatan Topoyo, Andi Rizal, menilai kegiatan reses sebagai momentum penting bagi generasi muda untuk menyuarakan aspirasi.
“Pemuda berharap adanya dukungan nyata dari pemerintah, khususnya dalam penyediaan lapangan kerja, pelatihan keterampilan, dan pengembangan potensi pemuda di daerah,” katanya.
Reses tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat di Kecamatan Tobadak, Karossa, dan Topoyo. Warga berharap hasil reses ini dapat ditindaklanjuti secara nyata demi percepatan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Mamuju Tengah.(adv)


